banner 728x250

Gas LPG 3 KG Susah Didapat, Harga Tembus Rp 30.000

Baturaja,detiknasional.com – Kelangkaan Gas LPG 3 kilogram terjadi di kawasan kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sejak sepekan terakhir.

Hal tersebut terlihat saat  Masyarakat harus mengantrie berjam-jam untuk mendapatkan gas isi ulang 3 kg di agen resmi di kota Baturaja.

“Hasilnya, tak jarang Masyarakat gagal mendapatkan gas isi ulang, disebabkan stok penggunaannya sudah kosong.

“Kami sudah kesusahan mendapatkan gas melon sejak sepekan ini, jika pun ada, harganya di warung kecil bisa mencapai hingga Rp 25 ribu sampai 30 ribu per tabung,” ungkap Syawal Warga Aer paoh yang mengeluhkan. kelangkaan terjadi.

 

Diitempat terpisah Rusdi Salah seorang warga di kelurahan Sukajadi  mengaku jika membeli di agen resmi seharga Rp 18 ribu rupiah. Namun, harus membawa fotocopy KTP dan dijatahi per tabung.

“Habis, tidak kebagian kata agen sudah habis, sudah antri satu jam lebih, ” keluh Rusdi saat pulang bawa tabung gas kosong.

Baca Juga :  Kapolres Oku Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alm Bripka Ibnu Sudarsih

 

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menyikapi isu kelangkaan gas LPG 3 Kg di wilayah Baturaja, Kabupaten OKU.

Untuk pemenuhan kebutuhan LPG 3 Kg,

 

masyarakat di wilayah Kabupaten OKU diimbau agar membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi karena terjamin harga dan kualitasnya.

“Pertamina gencar melakukan pemantauan penyaluran LPG bersubsidi untuk memastikan ketersediaan pasokan agar tetap aman, Masyarakat OKU bisa mendapatkan LPG 3 Kg di sejumlah pangakalan resmi,” ucapnya selasa, 8 Mei 2024 kemarin.(*)

Baturaja,detiknasional.com – Kelangkaan Gas LPG 3 kilogram terjadi di kawasan kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sejak sepekan terakhir.
Hal tersebut terlihat saat Masyarakat harus mengantrie berjam-jam untuk mendapatkan gas isi ulang 3 kg di agen resmi di kota Baturaja.

Baca Juga :  Polres Oku Salurkan Bantuan Sosial dari Kapolda Sumsel di 2 Kecamatan

Hasilnya, tak jarang Masyarakat gagal mendapatkan gas isi ulang, disebabkan stok penggunaannya sudah kosong.
“Kami sudah kesusahan mendapatkan gas melon sejak sepekan ini, jika pun ada, harganya di warung kecil bisa mencapai hingga Rp 25 ribu sampai 30 ribu per tabung,” ungkap Syawal Warga Aer paoh yang mengeluhkan. kelangkaan terjadi.

Ditempat terpisah Rusdi Salah seorang warga di kelurahan Sukajadi mengaku jika membeli di agen resmi seharga Rp 18 ribu rupiah. Namun, harus membawa fotocopy KTP dan dijatahi per tabung.
“Habis, tidak kebagian kata agen sudah habis, sudah antri satu jam lebih, ” keluh Rusdi saat pulang bawa tabung gas kosong.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menyikapi isu kelangkaan gas LPG 3 Kg di wilayah Baturaja, Kabupaten OKU.
Untuk pemenuhan kebutuhan LPG 3 Kg,

Baca Juga :  Kegiatan Penghijauan Dan Penanaman Pohon Serentak Di Wilayah Rawan Banjir Di Kab. Oku Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 78

masyarakat di wilayah Kabupaten OKU diimbau agar membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi karena terjamin harga dan kualitasnya.
“Pertamina gencar melakukan pemantauan penyaluran LPG bersubsidi untuk memastikan ketersediaan pasokan agar tetap aman, Masyarakat OKU bisa mendapatkan LPG 3 Kg di sejumlah pangakalan resmi,” ucapnya selasa, 8 Mei 2024 kemarin.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *